
Jakarta, Latest Host Gator Coupons Indonesia
—
Sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan
Ruben Onsu
melawan Sarwendah atas kedua anak mereka akan berlanjut pada pekan depan, 22 Juli 2026, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Setelah pada sidang perdana yang digelar hari ini, Rabu (15/7) dan beragendakan pengungkapan identitas penggugat dan tergugat serta penetapan hakim mediator, sidang berikutnya akan memasuki tahap mediasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan persidangan selanjutnya akan memasuki tahap mediasi yang dipimpin hakim mediator yang telah ditunjuk oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Acara tadi yang pertama adalah menyampaikan semua identitas penggugat dan tergugat. Lalu menetapkan hakim mediatornya,” kata kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, saat ditemui di PN Jaksel pada Rabu (15/7).
“Jadi nanti persidangan selanjutnya adalah mediasi oleh hakim mediator yang sudah ditunjuk oleh pengadilan. Di situ nanti mohon doanya dari rekan-rekan semua, dari semua masyarakat bahwa bisa ada perdamaian,” lanjutnya.
Chris berharap proses tersebut dapat menghasilkan perdamaian. Ia menegaskan pihaknya mengutamakan kepentingan anak-anak dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Ia juga berharap persoalan tersebut tidak lagi menjadi perdebatan di ruang publik karena seluruh proses telah berjalan sesuai mekanisme hukum.
Chris mengatakan mereka akan mencoba berkomunikasi dengan hakim mediator untuk menyusun jadwal kapan sidang selanjutnya dalam rangka mediasi. Hal senada juga diungkap kuasa hukum Ruben Onsu, Raka Kariti Suprapto.
“Kemudian untuk agenda berikutnya, kami masih menunggu agenda mediasi yang nantinya akan dilakukan sekitar pada minggu depan,” kata Raka Kariti Suprapto selaku perwakilan Ruben.
Raka menyebut kliennya pada prinsipnya wajib hadir dalam agenda mediasi pekan depan. Namun, jika berhalangan, kehadirannya dapat diwakilkan kepada kuasa hukum sesuai ketentuan yang berlaku, merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.
“Di mediasi, pada prinsipnya menurut PERMA memang prinsipal wajib hadir. Tapi tidak menutup kemungkinan ketika prinsipal ada agenda, maka bisa dikuasakan kepada kuasa hukumnya. Itu sudah ada aturannya,” kata Raka Kariti Suprapto.
Sidang perdana gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah rampung digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/7).
Sidang perdana yang berlangsung selama 30 menit sejak ukul 13.43 WIB itu digelar tertutup. Sarwendah selaku tergugat hadir langsung, sementara Ruben selaku penggugat diwakili oleh kuasa hukumnya. Selepas sidang, kedua belah pihak sama-sama kukuh untuk mendapatkan hak asuh kedua anak mereka.
Perseteruan rebutan hak asuh anak ini jadi yang pertama kalinya buat mantan pasangan tersebut, mengingat ketika berpisah pada 2024, Sarwendah dan Ruben Onsu tidak meributkan soal hak asuh kedua anak mereka.
Gugatan yang diajukan Ruben Onsu pada 30 Juni 2026 dilandasi alasan ia merasa tidak mendapatkan haknya sebagai ayah terkait pengasuhan yang sudah disepakati saat Ruben dan Sarwendah bercerai, yakni waktu bersama anak 2-3 hari sepekan.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Latest Host Gator Coupons]
Baca lagi: Kala Karbon Bawa Kopi Pelosok Jambi Melanglang ke Negeri Kincir Angin
Baca lagi: FOTO: Geliat Siswa Sekolah Rakyat di Tahun Ajaran Baru
Baca lagi: Digempur Konten AI, Bos Instagram Ungkap Nasib Konten Kreator Manusia




5 Responses
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285391 yaa.
Sebuah contoh sempurna tentang bagaimana sebuah gagasan besar yang visioner dapat disampaikan dengan penuh kebersahajaan kata yang memikat https://bresdel.com/blogs/370397/https-www-facebook-com-KarlienVanJaarsveldKetoGummiesSouthAfrica
Membaca artikel ini membuat saya kembali mengagumi kekayaan bahasa Indonesia dalam mengartikulasikan konsep-konsep pemikiran yang rumit https://luma.com/smck08u3
Ada muatan filosofis yang sangat kental di setiap transisi bab, menunjukkan bahwa artikel ini lahir dari proses kontemplasi yang panjang dan matang https://www.dibiz.com/biostaminacbdgummiesamazon
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://kldp.org/comment/258691 juga mengulas hal serupa.