
Jakarta, Latest Host Gator Coupons Indonesia
—
Perselisihan
Ruben Onsu
dan
Sarwendah
terkait hak asuh anak resmi bergulir ke ranah hukum. Ruben resmi mendaftarkan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (30/6).
Hal itu dilakukan setelah proses diskusi panjang yang tidak kunjung mencapai kesepakatan di luar persidangan. Ruben menyerahkan seluruh penjelasan legal kepada kuasa hukumnya, Minola Sebayang, demi menjaga kejelasan informasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Biar Bang Minola aja bicara gitu, biar kita enggak ada yang dua pintu-pintu. Eh dan semuanya ya Insyaallah mudah-mudahan Allah mudahkan dan diberikan kelancaran,” kata Ruben Onsu setibanya di Bandara Soekarno-Hatta setelah ibadah umrah pada Rabu (1/7) malam.
detikcom
pada Rabu (1/7) memberitakan langkah hukum diambil pihak Ruben tepat satu hari sebelum dirinya kembali ke Indonesia. Minola ungkap keputusan mendaftarkan gugatan merupakan instruksi langsung melalui sambungan telepon.
Pendaftaran gugatan tersebut dinilai mendesak untuk memberikan kepastian hukum yang mengikat demi masa depan kedua putri mereka, Thalia dan Thania Putri Onsu.
“Di tanggal 30 Juni 2026 pagi-pagi, saya ditelepon oleh Ruben dan dia mengatakan gugatan itu sudah bisa didaftarkan atau dijalankan,” ujar Minola dalam wawancara virtual pada Rabu (1/7).
[Gambas:Video Latest Host Gator Coupons]
Perkara perselisihan hak asuh itu kini telah resmi teregistrasi di pengadilan. Pihak pengadilan pun dilaporkan sudah menetapkan tanggal untuk menggelar sidang perdana bagi kedua belah pihak.
“Makanya kemarin tanggal 30 Juni 2026, kami sudah mendaftarkan gugatan hak asuh anak itu melalui kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan sudah diberi nomor register 756. Dan sidang perdananya akan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2026,” jelas Minola.
Poin utama dalam gugatan ini berpusat pada hak Ruben Onsu untuk mendapatkan quality time bersama anak-anaknya secara rutin tanpa hambatan, yakni selama dua hingga tiga hari dalam sepekan.
Pihak Ruben merujuk pada kesepakatan setelah cerai yang sempat dibuat pada Juni 2024, yang mana implementasi mengenai pembagian waktu berkumpul tersebut dinilai tidak berjalan dengan baik oleh pihak Sarwendah.
“Memang ini lah yang diinginkan Ruben dan seperti yang kami sampaikan, dia fokus ya kepada kepentingan anak-anaknya. Bukan hanya kepentingan anak-anak,” bebernya.
“Tapi juga dia sangat fokus akan haknya dia untuk bisa berkumpul, ya untuk bisa berkumpul bersama dengan anaknya selama dua, tiga hari dalam satu minggu,” terang Minola.
Selain persoalan pembagian waktu pertemuan, gugatan ini juga dilayangkan karena adanya kekhawatiran mendalam dari Ruben Onsu mengenai indikasi pemanfaatan anak untuk aktivitas komersial di media sosial.
Pertimbangan lainnya adalah kekhawatiran atas situasi lingkungan pengasuhan saat ini yang dinilai kurang kondusif bagi perkembangan anak.
“Ada alasan yang kemarin saya katakan itu, dugaan eksploitasi anak itu, dan juga lingkungan yang menurut Ruben tidak aman untuk pertumbuhan anaknya,” tutur Minola.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Hashim Djojohadikusumo Resmi Diangkat Jadi Komisaris Utama WIFI
Baca lagi: Syarat Eks ART Mau Damai dengan Erin Terungkap
Baca lagi: Teach You a Lesson Kuat Kuasai Puncak Netflix 4 Pekan Beruntun




10 Responses
Artikel ini adalah definisi nyata dari literasi digital yang berkualitas tinggi http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-talks-2022-1-live/ hanya di artikel ini sangat bagus
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://vulners.com/cve/CVE-2008-5725, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Sangat mencerahkan dan mudah dipahami alurnya. Sebagai pelengkap materi, tautan https://zh.gta5-mods.com/users/bong88living ini juga punya informasi yang sejalan dan patut buat dibaca.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://videos.muvizu.com/Profile/bong88living/Creations/ yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Ada lompatan besar dalam cara saya memandang isu ini setelah melahap habis artikel tersebut https://www.kufirst.center.ku.ac.th/kitchenoftheworld/ yang tadi nya masih minim soal apa isi dari artikel ini
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://www.iies.unam.mx/laboratorios/ecologia-manejo-bosques-tropicales/the_importance_of_biodiversity/ lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Artikel ini berhasil menyentuh esensi terdalam dari apa artinya memahami topik dari artikel sebagus ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/twin-screwextruder-ifrpd/
Penulis luar biasa! Bisa menyajikan ilmu sebanyak ini dalam satu artikel yang sangat estetik https://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf6-2/ jadi mulai senang membaca
Sangat mencerahkan! Penulis berhasil mengupas tuntas topik ini dari sudut pandang yang jarang dipikirkan orang https://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-rice-festival/
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=853 juga bahas hal yang sama lho.