
Jakarta, Latest Host Gator Coupons Indonesia
—
Amanda Manopo
mengatakan salah satu alasan awal dirinya memecat mantan karyawan yang terlibat dalam dugaan penggelapan dana adalah karena mengetahui jadi target ilmu hitam terduga pelaku.
Istri Kenny Austin itu mengetahui dirinya jadi target praktik perdukunan berdasarkan sejumlah rekaman kamera pengawas yang menampilkan sejumlah kegiatan tidak wajar dari mantan staf tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini agak lucu sih, itu ketahuannya karena dia mendukuni saya dulu. Jadi ada bukti-bukti juga, bukti-bukti otentik yang di mana lewat dari video-video, dari CCTV,” kata Amanda Manopo.
“Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minuman yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan kayak apa sih namanya… dupa. Jadi rumah saya didupa-dupain,” lanjutnya.
Seperti yang diberitakan
detikHot
pada Kamis (23/7), Amanda mengatakan niat terduga pelaku melakukan tindakan tersebut adalah karena ingin merusak hubungan Amanda dengan Kenny Austin.
“Waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang. Dia tuh ingin memecahin dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan,” kata Amanda.
“Pokoknya mungkin kalau dulu-dulu saya disenggol, saya diomongin apa segala macam saya diam. Tapi kalau sekarang kalau sudah bawa anak, mungkin sekarang sudah enggak bisa diam,” tegasnya.
Setelah memecat, Amanda juga merasakan ada kejanggalan dalam pekerjaan yang dilakukan terduga pelaku. Ia kemudian melakukan audit besar-besaran dan menemukan ada dugaan penggelapan dana.
Amanda Manopo menyebut ia merugi sekitar Rp3 miliar selama terduga pelaku bekerja bersamanya selama delapan bulan.
“Dia menggunakan lewat jadi ada transaksi GoPay, OVO itu Rp25 juta, terus kayak jalan-jalan ke luar negeri, terus ke kelab-kelab daerah Bali, terus kayak biaya-biaya untuk hal-hal have fun. Bisa dibilang seperti itu,” papar Amanda.
Atas kerugian tersebut, Amanda Manopo mengambil langkah tegas dengan menyerahkan penanganan kasus dugaan penggelapan dana tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (22/7).
Saat ini, Amanda bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, masih melengkapi beberapa berkas administratif tambahan sebagai penguat laporan.
Rencananya, Laporan Polisi (LP) resmi akan diterbitkan pada Selasa (28/7) dengan menyertakan bukti audit keuangan dan keterangan dari sejumlah saksi kunci.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Latest Host Gator Coupons]
Baca lagi: AS Panggil Dubes Malaysia Buntut PM Anwar Ibrahim Usir Warga Israel
Baca lagi: Hasil F1 GP Monaco: Antonelli, Bocah 19 Tahun Juara 5 Seri Beruntun
Baca lagi: Xanh SM Resmi Luncurkan Taksi Listrik di Indonesia



5 Responses
Makasih infonya admin, kebetulan banget lagi nyari artikel yang ngebahas hal ini. Tulisan yang sangat edukatif. Saya juga dapet pencerahan tambahan pas baca ulasan di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320553791_htm
Tulisannya rapi dan penyampaian poin utamanya langsung to the point tanpa bertele-tele. Terima kasih atas ilmunya! Untuk tambahan data pendukung yang searah, tautan di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297603644_htm ini lumayan oke buat dicek.
Ulasan yang sangat komprehensif dan menjawab pertanyaan saya selama ini. Sukses terus ya min! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, ada tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320497954_htm
Penjelasan yang luar biasa rapi. Sangat cocok buat dijadikan referensi tambahan. Sekadar info, materi serupa yang dibahas dengan menarik juga bisa dilihat di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320701426_htm
Gaya penulisan yang santai tapi isinya berbobot banget, enak dibaca sampai selesai. Top cer min! Bagi yang sedang mencari bacaan pelengkap topik ini, bisa meluncur juga ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297564854_htm