
Jakarta, Latest Host Gator Coupons Indonesia
—
Harry Styles
dipastikan tidak hadir dalam pernikahan
Taylor Swift
dan Travis Kelce di Madison Square Garden, New York pada Jumat (3/7).
Penyanyi Aperture itu bersiap untuk manggung di Wembley Stadium, London saat mantan kekasihnya, Taylor Swift, dan Travis Kelce bersiap menikah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Variety
pada Jumat (3/7) memberitakan bahwa Harry Styles sesungguhnya mendapatkan undangan pernikahan itu, tapi tak bisa hadir karena permasalahan jadwal.
Namun, Zoe Kravits selaku tunangan Harry Styles sekaligus teman dekat Taylor Swift sempat terpantau datang di antara jajaran tamu undangan lainnya.
Sebelum bersama Travis Kelce, Taylor Swift pernah berkencan dengan Harry Styles pada akhir 2012 hingga awal 2013 yang kala itu menciptakan kehebohan di kalangan penggemar.
Meskipun hubungan asmara keduanya singkat, hal tersebut diperkirakan memengaruhi musik kedua artis tersebut dan dilaporkan menjadi inspirasi beberapa lagu dalam album 1989 Taylor Swift.
[Gambas:Video Latest Host Gator Coupons]
Beberapa yang diyakini penggemar adalah Out of the Woods dan Style. Harry Styles bahkan pernah merespons teori fan tersebut pada 2017. Ia mengaku ia tidak yakin dengan hal itu.
“Tetapi masalahnya adalah, dia sangat hebat, lagu-lagunya ada di mana-mana.”
Ia menambahkan bahwa lagu-lagu Swift adalah “dialog tak terucapkan yang paling menakjubkan yang pernah ada.”
Styles juga menyoroti bahwa ia dan Swift sama-sama menulis lagu berdasarkan pengalaman.
“Saya beruntung jika semua [yang kami lalui] membantu menciptakan lagu-lagu itu,” katanya.
Mengenai referensi hubungan asmara masa lalu dalam lirik lagu, Styles mengatakan kepada Rolling Stone bahwa itu wajar.
“Beberapa hal memang tidak berjalan sesuai rencana. Ada banyak hal yang bisa berjalan dengan baik, tetapi tetap saja salah. Dalam menulis lagu tentang hal-hal seperti itu, saya suka memberi penghormatan pada waktu yang telah kami lalui bersama,” katanya.
Harry Styles dan Taylor Swift telah mempertahankan persahabatan yang solid selama bertahun-tahun sejak hubungan mereka berakhir, dan terlihat bertemu dan tersenyum bersama di Grammy Awards 2021 dan 2023.
Selama acara penghargaan 2023, Swift adalah salah satu pendukung terbesar Styles, dengan antusias menari mengikuti penampilannya membawakan lagu As It Was dan memberinya tepuk tangan meriah saat ia memenangkan Album Vokal Pop Terbaik.
(chri/bac)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Perayaan Hari Kemerdekaan Ke-250 AS Diserang Gelombang Panas Parah
Baca lagi: Pesta Kembang Api Besar-besaran di AS, Pakar Ungkap Risiko Kesehatan
Baca lagi: Aksi Teatrikal di Unair Kritik Latihan Militer Kopdes Tewaskan Peserta



12 Responses
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di http://fatcow.com/blog/?p=1981 tadi.
Sangat mencerahkan dan mudah dipahami alurnya. Sebagai pelengkap materi, tautan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1921 ini juga punya informasi yang sejalan dan patut buat dibaca.
Informatif, solutif, dan penuh dengan insight jenius. Keren banget http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foreseeing-kus-global-potential-through-the-reinventing-university-program-2-6/ kalian harus baca isi dari artikel ini
Di tengah riuhnya konten dangkal, ulasan ini muncul membawa bobot literatur yang amat berkelas https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thai-food-good-choice/
Artikel ini menawarkan sebuah paradigma baru yang menantang kemapanan berpikir kita secara positif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/13/
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://linkin.bio/epicureannycom/ juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://adwokat-misiak.koszalin.pl/2018/09/12/hello-world-2/ juga bahas hal yang sama lho.
Artikel ini adalah bentuk perpaduan yang indah antara kedalaman jurnalisme dan kebebasan berekspresi https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=8312&rel=1
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke http://ark.letv.com/t?mid=2127832&rt=2&oid=239639&im=1&t=1539807757&data=44%2C1156110000%2C133%2C1142400102104258%2C14341%2C1259133%2C86356%2C1%2C4%2C2%2C360_ffdy%2C%2C1%2C1537142437%2C0%2C3.7.0%2C%2C0%2C%2C1539807757%2C80554%2C%2C%2C4%2C0%2C0%2C%2C%2C1&s=11ea&u=http%3A%2F%2Fjoeclassifieds.com%2Findex.php%3Fpage%3Duser%26action%3Dpub_profile%26id%3D2750705 ya, bahasan mereka juga oke punya.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/257225 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Melalui artikel ini, pembaca diajak untuk menyelami proses transmisi keilmuan yang berbasis pada penalaran logis dan data empiris https://jewishvirtuallibrary.org/links-bibliography-of-related-websites
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285069 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.